2 Wanita Ditangkap Reskrim Metro Jaksel, Diduga Melakukan Prostitusi Online

RK 20 tahun dan TT 35 tahun di tangkap satuan unit Polres Jakarta Selatan atas kasus penjualan sejumlah Anak Baru Gede (ABG) di media sosial facebook. Modus pelaku biasanya terlebih dahulu memasang foto-foto puluhan ABG di media sosial dengan tarif 1,5 juta rupiah untuk sekali kencan. Setelah pelanggan menyetujui kesepakatan, para tersangka ini kemudian membawa gadis yang di pesan pelanggannya ke hotel. Setiap ada pelanggan para pelaku ini mendapatkan hasil 50% dari korbannya.

Berita terkini Terungkapnya kasus penjualan gadis di bawah umur ini setelah aparat Kepolisian berpura-pura menjadi pelanggan. Dari hasil penangkapan Polisi terhadap keduanya turut diamankan sejumlah pakaian dalam wanita, telepon genggam dan akun facebook pelaku.

"bahwasanya ada akun facebook yang bernama Loren Avekto yang memperdagangkan wanita untuk menjadi PSK. Ternyata betul ketika kami melakukan penyelidikan lebih dalam dan kita menangkap korbannya salah satunya 17 tahun di bawah umur dan memang Lorenz Avekto itu adalah facebook atau akun yang digunakan untuk memperdagangkan wanita" ujar AKP Reza Mahendra Kanit Krimum Polres Jakarta Selatan.

Kini keduanya mendekam dalam tahanan Polres Jakarta Selatan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. dalam pemebritaan dalam sebuah harian berita terbaru, aparat kepolisian berjanji akan mengungkap jaringan penjualan anak atau ABG yang di jadikan PSK baik di jejaring sosial ataupun di lokasi lainnya.

2 orang wanita di tangkap satuan unit Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan karena diduga melakukan prostitusi Online di media sosial. Kedua pelaku menarifkan para ABG sebesar 1,5 juta rupiah dalam satu kali kencan.

Dua wanita berinisial RK dan TT akhirnya di tangkap satuan unit Polres Jakarta Selatan karena menjalankan praktek prostitusi Online di media sosial dengan menjual layanan sex sejumlah ABG. Dalam aksinya kedua pelaku memasang foto puluhan foto ABG di akun facebook dengan tarif 1,5 juta rupiah untuk satu kali kencan. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua pelaku harus mendekam dalam tahanan Polres Jakarta Selatan.

Reference